Rabu, 23 Februari 2011

tentang aku dan doa ibuku

saat aku terpuruk dalam jurang kenistaan
namaku dipanggilnya sampi hatiku bergetar
airmatanya menyejukkan kuburku
senyumnya mewangi menemaniku

aku bisa gila  tanpa pegangan darinya
dia ibuku
selalu tampak tegar
dan terus bersujud pada allah
untuk keridoan hidupku dan hidup anak-anaknya
aku rindu ibu di setiap nafasku

untuk ibu do'amu selalu kunantikan
dan takkan kubiarkan
do'amu mengambang diantara dua dunia
kan kujaga sampai mati amanahmu
aku cinta ibundaku riyanti
engkaulah yang selalu kurindukan
karena engkau anugrah dari allah
ya allah terima kasih
beliau ibu terbaik untukku

1 komentar: